Skip to main content

#10 : Ijinkan Aku Meracau

20 Oktober 2017
---
Terbangun masih dalam kondisi "belum siap memulai" Bukan karena memang benar-benar belum siap, tapi lebih kepada.....belum ingin siap untuk memulai.

Setengah hatiku berkata dan mengingatkan untuk bergegas. Sedangkan bagian lainnya membisikkan kemungkinan-kemungkinan lain yang bahkan belum tentu bisa menjadi kenyataan.

Berhenti sejenak. Ku pandangi sekitarku. Berusaha mengambil keputusan, kiranya kata hati ku yang mana yang harus ku ikuti.
Ternyata aku gagal. Pagi ini, aku gagal mengambil keputusan. Kubiarkan kegamanganku menetap dalam hatiku, mengusik perasaanku, mengganggu aktivitasku seharian tadi.

Bagaimana bisa aku memilih, antara dua hal yang tidak sepantasnya menjadi pilihan. Karena buatku, dua hal ini berhak untuk menjadi yang utama, bukan pilihan.

Lelahku hari ini tidak mengenai fisikku. Tapi lebih kepada hati dan pikiranku. Jika sudah begini, aku harus bagaimana lagi? Haruskah aku membelah diri?

Andai saja hidup ini bisa ku atur semauku sendiri, mungkin aku tidak perlu repot-repot memilih :)


---
Surabaya, malam hari

Comments

Popular posts from this blog

Teruntuk nama yang tak pernah luput dari setiap doa ku, selamat ulang tahun :)

Opinion : Bad Words and blah blah blah

Sometimes, remain silent is the best thing you can do --- Yak, setelah sempat hiatus beberapa waktu, akhirnya aku muncul lagi mengisi kesepian di blog ini~ Sebenernya, aku cuma lagi ingin meracau. Bukan, lebih tepatnya menyuarakan(?). Menyuarakan sesuatu yang belakangan waktu ini cukup menganggu ketenangan hidupku Disclaimer : yang akan ku tulis disini nyata yaa, tapi gak semuanya aku yang mengalami, but it still annoys me, a lot :)) --- I don't know how to start the story karena emang anaknya bukan tipe story teller yang baik wkwk Then, how if we start with the core??? I think it would be much better :)) Jadi, intinya...beberapa waktu terakhir, aku sedang berada di posisi berusaha untuk mengendalikan segala perkataanku. Niat awalnya adalah agar segala apa yang aku katakan adalah hal - hal yang memang baik dan (semoga) bermanfaat. Tapi, jika memang aku tidak berkata baik, setidaknya aku sangat amat berusaha untuk lebih hati - hati dalam menyusun setiap kalimat yan...

Ekonomi Pembangunan adalah...

hai hai haiii :3 finally can write again for this blog :3 sebenernya kalo ada yang kepo, aul kuliah dimana sih? fakultas apa sih? jurusan apa sih? kok kayaknya hebring banget sampe jadi jarang update blog.. that's the point! postingan kali ini sengaja dibikin buat semua pembaca setia blognya aul *emang ada? =))* khususnya buat adek adek yang udah sma dan butuh referensi pilihan jurusan buat kuliah, mungkin jurusannya aul bisa sedikit memberi pencerahan :3 so, here we go.. aul kuliah di salah satu universitas negeri di surabaya.. di fakultas ekonomi dan bisnis...jurusaaaaan Ekonomi Pembangunan Apasih Ekonomi Pembangunan? Jadi, ekonomi pembangunan itu bukan jurusan baru. Itu jurusan udah lama banget. Bahkan dedengkotnya FEB itu justru ekonomi pembangunan. Masa sih? Emang dulu namanya apa? Jadi..dulu itu nama dari jurusan ini itu banyak banget. pernah pake nama Studi Pembangunan  pernah juga jadi Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan  sampe pada akhirnya jadi Ekonomi Pembangu...